Gas usus dan perut kembung sangat mengganggu tetapi sangat bisa diobati
Banyak orang yang mengalami penyakit radang usus (IBD) juga menemukan bahwa mereka memiliki gejala perut kembung atau pembesaran perut. Salah satu penyebab masalah yang tidak nyaman ini adalah gas di saluran pencernaan.
Kembung dan gas bisa menyakitkan, memalukan, dan mungkin membatasi pilihan pakaian Anda untuk celana dengan ikat pinggang elastis. Untungnya, ada beberapa cara untuk mengatasinya.
Penyebab
Kembung di perut biasanya disebabkan oleh gas di usus. Salah satu alasan terlalu banyak gas adalah makan makanan yang menghasilkan gas .
Menelan udara sambil makan sering dilakukan secara tidak sadar dan dapat menyebabkan sering bersendawa selama atau setelah makan. Untuk menghindari menelan udara, memperlambat saat makan, jangan mencucup minuman, dan jangan berbicara sambil mengunyah. Juga cobalah untuk menghindari permen karet, makan permen keras, minum minuman bersoda, dan minum cairan melalui sedotan.
Intoleransi laktosa
Intoleransi laktosa adalah kondisi umum yang juga dapat menyebabkan perut kembung. Banyak orang tidak dapat mencerna laktosa, yang merupakan gula yang ditemukan dalam susu sapi. Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang dewasa, tetapi beberapa anak (terutama yang berusia di atas dua tahun) juga dapat ditemukan tidak toleran laktosa.
Menariknya, intoleransi laktosa berbeda dari alergi susu yang sebenarnya. Menghindari susu sapi dan makanan yang dibuat dengan susu, seperti es krim atau keju, dapat membantu menghindari masalah.
Namun, ini tidak selalu praktis atau diinginkan. Saat ini, beberapa produk tersedia yang bebas laktosa atau dapat membantu orang yang tidak toleran laktosa mencerna laktosa yang ditemukan dalam produk susu.
Penyebab Jarang
Jika perut terasa lembut jika disentuh atau keras, hubungi dokter Anda untuk memastikan bahwa tidak ada penyebab lain untuk kembung.
Meski tidak umum, kembung juga bisa disebabkan oleh kondisi yang lebih serius. Kembung terus menerus, progresif, atau berat (terutama bila disertai dengan gejala lain dan peningkatan lingkar perut) harus diperiksa oleh dokter segera.
Perawatan
Tujuan utamanya adalah untuk mencegah kembung terjadi di tempat pertama. Tapi begitu masalahnya sudah ada, ada beberapa cara untuk mengobatinya.
- Sebuah bantal pemanas ditempatkan di perut (jangan gunakan terlalu lama atau tertidur dengan itu di atasnya) atau mandi air panas dapat mengurangi ketidaknyamanan perut.
- Mengambil suplemen Beano saat makan kacang atau kacang-kacangan dapat membantu mengurangi gas yang disebabkan saat mencerna makanan tersebut.
- Untuk mengeluarkan gas usus yang mengganggu, cobalah mengambil jalan cepat atau mendapatkan bentuk latihan lain yang membuat tubuh bergerak. Olahraga yang sering dapat membantu menjaga usus bekerja lebih efisien dan membantu pencernaan.
- Jika olahraga gagal, cobalah berbaring dengan tenang di sisi kiri Anda di atas tempat tidur, sofa, atau lantai dan angkat lutut ke dada Anda. Posisi ini, atau beberapa gerakan lain seperti jongkok, terkadang dapat membantu melepaskan gas yang terperangkap.
- Obat anti-gas yang dijual bebas, yang sering mengandung polietilena glikol atau simetikon, juga dapat membantu. Periksa dengan dokter sebelum mencoba satu — sementara mereka mungkin efektif, pastikan untuk membaca semua bahan. Beberapa merek mengandung sorbitol , aditif makanan yang telah terbukti mengiritasi saluran pencernaan dan menyebabkan diare, kram, dan rasa sakit.
Pencegahan
Cara terbaik untuk mencegah gas yang disebabkan oleh makanan - diduga - untuk menghindari makanan yang berkontribusi terhadap gas usus. Banyak orang memiliki gagasan tentang makanan apa yang mungkin menyebabkan gas (seperti kacang ) tetapi mungkin tidak tahu tentang beberapa makanan yang sangat umum yang juga dapat berkontribusi terhadap gas.
Menghindari satu atau dua makanan karena mereka menyebabkan gas, kembung, dan rasa sakit seharusnya tidak terlalu menjadi masalah. Namun, perubahan drastis dalam diet seharusnya hanya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter dan ahli diet jika memungkinkan. Setiap orang dipengaruhi oleh makanan secara berbeda, tetapi beberapa makanan yang umumnya menyebabkan gas adalah:
- Asparagus
- Brokoli
- kubis Brussel
- Kubis
- Kol bunga
- Jagung
- Fruktosa (gula buah)
- Laktosa
- Kentang
- Sorbitol
- Gandum
Sumber:
Azpiroz F. Memahami Gas Usus. Yayasan Internasional untuk Gangguan Gastrointestinal Fungsional, Inc. 19 Mar 2015.
Pusat Informasi Penyakit Pencernaan Nasional. Gas dalam Saluran Pencernaan. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. 2 Januari 2013.